Menjadikan Anak Sebagai Pembaca Kritis

By | February 15, 2021
Apakah membuat anak suka membaca saja cukup? Tidak. Mereka juga perlu diajarkan bagaimana mengkritisi bacaan. Ini untuk memberitahu mereka, bahwa tidak semua yang ditulis orang itu boleh ditelan bulat-bulat begitu saja. Para penulis itu kan manusia juga, bisa salah dan benar. Nah, karena yang akan diajari adalah anak-anak, tentu materi dan metodenya lebih sederhana ya. Saya sudah menyusun materi pembacaan kritis ini. Jika cocok, bolehlah kiranya anda menerapkannya di rumah atau sekolah.

 

(Catt. Materi ini khusus untuk bacaan fiksi)
1. Ajukan pertanyaan-pertanyaan sederhana pada anak. Ajak mereka untuk menuliskan jawabannya.
Pertanyaan yang saya ajukan adalah:
  • Siapa tokoh favoritmu di cerita itu? Mengapa? 
  • Tokoh utamanya siapa? Kira-kira apa sih masalah yang harus dia pecahkan?
  • Menurutmu sudah benarkah cara dia menyelesaikan masalah? Atau kamu punya ide yang lebih baik?
  • Apa hal yang kurang menyenangkan dari cerita itu?
  • Apa hal yang paling mengasyikkan?
  • Menurutmu adakah hal-hal yang seharusnya ditambah dalam cerita itu?
  • Adakah hal-hal yang harus dikurangi?
  • Adakah hal yang tidak masuk akal di dalam cerita itu?
  • Jika kamu bisa mengubah beberapa bagian cerita, bagian mana yang akan kamu ubah?
2. Minta anak menandai bagian-bagian yang menurut mereka penting dalam cerita. Tanya alasannya.
3. Minta anak membuat semacam tabel sederhana yang berisi siapa saja tokoh ceritanya, apa peran       mereka di situ, apa masalah yang terjadi, bagaimana cara tokoh memecahkannya
4. Bacakan sebuah cerita pada anak, lalu di tengah cerita tanya pada anak kira-kira apa yang akan   terjadi selanjutnya pada si tokoh
Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *